Engkau, engkau
Meredam amarah-ku seketika itu
Gurat lengkungan di bibir itu
Aku terombang-ambing dalam batas
Antara ruang hampa di
bumi-ku
Dan senja di bola matamu
Engkau, engkau lagi
Aku bertikai dengan pemikiran-ku sendiri.
Saling menendang satu sama lain
Dan saling mengekang erat-erat
Untuk tidak membiarkan kehilangan menjerat
Engkau, engkau saja
Ternyata aku mencintai-mu terlalu banyak
Atau kau yang seharusnya tidak kembali?
Yang terbaik dalam alam semesta
“kau lebih dari bisa untuk
tetap memeluk mimpi-mu”
-yvn
Komentar
Posting Komentar