Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2018

tentang waktu

Entahlah; adalah satu-satunya jawaban jika ditanya sejak kapan kau, aku damba. lalu sekarang aku sedang menyayangimu. aku berniat mencintaimu, entah sampai kapan. Sebab waktu terasa lambat saat kau tak dekat, kian tega merambat cepat saat kau ada di dekat pelupuk mata seakan waktu pun mengajariku bahwasanya menggengam bukan satu-satunya cara untuk mencintai. -yvn

\\ a notice //

Hi Celestial, are you there ?  My head was full of you when i'm listening to this song. Chris Martin was  really knows how to scatter my heart and my mind.  He actually makes me realized how much I love you. A lots oh they say people come, say people go this particular diamond was extra special and though you might be gone, and the world may not know still I see you, celestial like a lion you ran,  a goddess you rolled like an eagle you circled, in perfect purple so how come things move on, how come cars don’t slow when it feels like the end of my world when I should but I can’t let you go? but when I’m cold, cold oh when I’m cold, cold there’s a light that you give me when I’m in shadow there’s a feeling you give me, an everglow like brothers in blood, sisters who ride and we swore on that night we’d be friends til we die but the changing of winds, and the way waters flow life as short as the falling of snow and now I’...

Engkau, engkau

Engkau, engkau Meredam amarah-ku seketika itu Gurat lengkungan di bibir itu Aku terombang-ambing dalam batas Antara ruang   hampa di bumi-ku Dan senja di bola matamu Engkau, engkau lagi Aku bertikai dengan pemikiran-ku sendiri. Saling menendang satu sama lain Dan saling mengekang erat-erat Untuk tidak membiarkan kehilangan menjerat Engkau, engkau saja Ternyata aku mencintai-mu terlalu banyak Atau kau yang seharusnya tidak kembali? Yang terbaik dalam alam semesta “ kau lebih dari bisa untuk tetap memeluk   mimpi-mu ”   -yvn

cepat pulang

tentang waktu dan titik temu dimanakah aku dapat menyicilnya? aku hanya punya rindu yang bertalu-talu dan banyak semangat menunggu untuk kepulanganmu aku menabung sedikit demi sedikit cinta setiap hari bertambah satu. moga-moga jadi seribu satu apa kabar kamu yang di tanah orang jangan lupa pulang. sebab aku tak menunggu siapapun selain kamu. -yvn

jika

jauh kepergianmu melenggang dalam kepahitan  dan aku masih menghidu aroma rindu tetapi simalakama masih kekeuh merajam temu jika dan hanya jika masih menjadi repetisi. terus merindu dengan tak tahu diri terus mencoba merayu-rayu pemilik semesta antara waktunya dan waktu-ku terasa begitu jauh dari langit sampai bumi maaf karena aku telah mencintainya.  aku tak siap perihal kehilangannya sebegini nyeri tertinggal melihat punggungnya semakin jauh dari tatap  Punggungmu, punggungnya saling membelakangi  terhadap batas yang terbentang sejauh apapun dia selalu abadi dalam setiap bait puisi pilu dalam setiap hela napas rindu dalam setiap untaian doaku  Malam- malam tanpanya malam tanpa jeda harap  sudikah dia memahami ?  sebab aku telah lalai mengoyak rindu; lalu lancang menjahitnya  sebagai cinta satu-satunya. -yvn