dan sudah malam untuk tetap terjaga tetap dingin tetap menyeriangi putus asa mengiris tipis-tipis luka menjadi rindu yang bertalu-talu sejenak kenangan terdistraksi; membuat rindu mengalihfungsi inderaku mengingatku pada jenaka-mu betapa pun rindu seperti tak menemui temu aku tetap keras kepala menjahit luka lama dengan rasa. sebab kau masih jadi sang manusia legendaris. nyaris aku membunuh kamu dalam tiap jejak sajakku tetapi kau beranak-pinak menjadi puisi paling puitis. tulisanku yang tak pernah selesai kau harus tahu kekasih Akulah yang akan tetap menyambutmu dengan pelukan dan seberkas nyanyian doa Betapa pun kau akan berakhir seperti apapun kamu itu. aku akan tetap ada disini. datanglah. dengan segera. aku tunggu. -yvn