Lama sudah tak kulihat dia yang pernah membuat ku merasa sempurna, ketika bisikan mimpi baru menyentil logika semua terasa tak berarti. Keputusanmu adalah kebahagiaan yang kau p i lih, seakan semua yang pernah terjadi tak pernah kau rasa. Masihkah ada secuil kepingan kenangan tentang kita yang kaurasakan. Begitu mudahnya kau menghempasnya setelah kau tanam cinta yang telah tumbuh subur menjalar dan rusak begitu saja. Hilang, terasa ada bagian dari ku yang hilang, ngilu semua sendi – sendi kerinduan. Seberapa tabahkah hati ini menerima kenyataan yang begitu egoisnya. Kata orang "lupakanlah dia!" Bukankah sudah kulakukan bertahun-tahun mencoba melupakan menyangsingkan apa yang terus ada dibenak, menipu semua rindu-rindu membuat ngilu. Semua hiruk pikuk kesibukan berhasil menepikanmu untuk sementara, ku kira berhasil. Tak kusangka bak sesuatu yang membawaku ke lubang gravitasi tertarik kembali untuk mengingatmu terus Every single moment that i’ve remind definete...