malam berkata kepadaku, "mungkin tidak ada lagi besok pagi untukmu".
tiba-tiba, Dia menarikku berpaling pada pandanganNya," lihatlah! terang bagimu sudah dekat"
Ia tersenyum meriah kepadaku dan berkata," sedikit lagi, bertahan sebentar lagi".
"kamu pikir, Aku adalah dia? Aku adalah mereka?" tanyaNya lembut.
"Aku adalah Aku, Aku masih Aku, selamanya Aku adalah Aku", sambungnya sambil memelukku.
seketika, aku dirayakan dengan sempurna;
lalu indah;
begitu megah.
Komentar
Posting Komentar