Telah mencintaimu, pada ritme awal temu Sudah merindukan-mu pada detik akhir pelukanmu Terus mencintai hingga di kata terakhir, aku menulis ini. Saat langit terbuka dengan suam-suam kuku Seperti hatiku saat ingin mencoba beralih dari-mu. Sejak sepersekian detik menelusuk lembayung luka yang lalu, Mengeja bagiku sebuah ketidakmungkinan Yang aku artikan sebagai " kita " Adalah titik nadirku saat aku harus lantang mengeja, " aku harus menyudahi kita segera" -yvn